Langkah Tepat Dalam Pendampingan Korban Bullying



Ya, seperti judul diatas, setiap korban bullying pasti akan mendapat trauma yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental nya. Oleh karena itu sebagai manusia sosial kita perlu memberikan langkah pertolongan yang tepat kepada para korban bullying agar kedepan mereka tetap bisa survive, dan tidak meinggalkan trauma berkepanjangan. Berikut ini akan dibahas mengenai langkah pendampingan yang tepat kepada para korban bullying

Pertama, yang perlu dilakukan sebagai manusia yang tanggap dengan sosial yaitu dengan menjadi pendengar yang baik bagi para korban bullying, Tangkap kegelisahan mereka dan coba berikan dukungan secara emosional.


Kedua, meminta bantuan dari guru atau konselor sekolah (Jika perilaku bullying terjadi di sekolah) Karena Sekolah kerap menjadi area pemebullian. Dengan pengawasan yang tepat, diharapkan mampu mencegah terjadinya pembullyian. Orang tua dapat menyarankan sekolah untuk menerapkan program-program anti-bullying seperti dengan mediasi bersama teman sebaya, resolusi konflik yang terjadi, dan pelatihan manajemen emosi


Ketiga, jangan menyarankan korban bullying untuk melawan pelaku pembullyan (Apabila tidak terdesak). Lebih menyarankan mereka untuk menjauhi pelaku perundungan atau mencari bantuan dari guru atau orang dewasa lainnya dapat lebih membantu mereka keluar dari situasi yang lebih buruk lagi


Keempat, bantu mereka untuk melatih apa yang harus diperbuat kepada pelaku pembullyan sehingga mereka akan berani di saat berikutnya. Dorong pula mereka untuk bepergian dan beraktivitas secara berkelompok saat akan pulang atau pergi sekolah atau pada kegiatan lainnya. Pelaku pembullyan cenderung tidak mengganggu mereka yang berkelompok.


Kelima, bekerjasamalah dengan sekolah sebagai bentuk untuk memastikan apakah terdapat perlindungan dari intimidasi melalui pengawasan dan kontrol orang dewasa, apakah ada konsekuensi bagi pelaku pembullyan, dan apakah ada pesan dari sekolah yang jelas bahwa tindakan pembullyan akan dianggap serius. Ajak pula mereka untuk menjelajahi situs internet mengenai perundungan secara sekasama. Mereka akan merasa lebih tenang jika mengetahui bahwa mereka tidak sendiri.


Bagi orang tua dengan anak sebagai pelaku pembullyan, kalian harus menyadari bahwa yang melakukan pembullyan berada dalam risiko terkait dengan masalah kelainan perilaku yang lebih serius. Penting bagi orang tua untuk mengajarkan pada anak bahwa pemullyan merupakan perbuatan yang tidak dapat ditolerir. Dorong anak untuk bersikap tanggung jawab. Berikan konsekuensi atau hukuman yang adil tetapi konsisten jika anak melanggar peraturan dan melakukan tindakan bullying. Sebaliknya berikan pujian kepada perilaku yang baik.


“Habiskan lebih banyak waktu dengan anak dan pantau dengan cermat aktivitas mereka, termasuk di mana dan dengan siapa mereka menghabiskan waktu mereka. Awasi penggunaan situs jejaring sosial,” ujar dr. Fransiska.


Bekerjasamalah dengan sekolah untuk memastikan bahwa anak yang melakukan bullying akan dimintai pertanggungjawaban atas perilaku pembullyan yang dilakukannya. Minta sekolah untuk memberi informasi secara transparan tentang peristiwa pembullyan yang terjadi. Bangun kekuatan dan atribut positif pada anak. Dorong mereka untuk terlibat dalam kegiatan sosial dengan seorang panutan yang baik
Sekian tulisan dari saya, semoga bisa membantu lebih dalam mengenai tindakan apa yang harus kita lakukan untuk memberikan pendampingan bagi anak korban bullying



Komentar